2.335 Siswa Babel Mengulang

Dari total 9.885 siswa SMA, MA dan SMK di Bangka Belitung yang ikut Ujian Nasional (UN) tahun ajaran 2009/2010, sebanyak 2.335 siswa dinyatakan tidak lulus. Mereka terpaksa harus ikut ujian ulangan.

Siswa SMK paling banyak yang gagal pada UN tahun ini. Dari 3.894 siswa yang ikut ujian, hanya 68,10 % yang lulus. Selebihnya, 1.242 orang tidak lulus. Persentase kelulusan untuk SMK di Babel tahun ini menurun dibandingkan tahun 2009 lalu. Penurunannya mencapai 9,06 persen. Sedangkan untuk tingkat SMA/MA, kelulusan UN tahun ini mengalami peningkatan baik untuk jurusan IPS maupun IPA.

“Untuk jurusan IPA kelulusannya menacapai 86,49 persen dan untuk IPS 79,03 persen. Kedua-duanya meningkat, sedangkan untuk tingkat SMK mengalami penurunan, persentase kelulusannya hanya 68,10 persen. Kita belum tahu secara jelas penyebabnya karena hal ini harus dianalisis dulu apakah penyebabnya dari siswa sendiri, dari guru, ataukah dari sarana dan prasarana penunjang pendidikan itu sendiri. Nanti kita akan meminta bantuan dari LPMP,” jelas Rivai, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Babel ditemui Bangka Pos Group di ruang kerjanya, Senin (26/4).

Nilai tertinggi hasil UN Babel tahun ini diraih oleh SMA Santo Yosef Pangkalpinang untuk program IPA, dan SMA Negeri 1 Pangkalpinang untuk program IPS. Sedangkan untuk SMK, nilai tertinggi diraih oleh SMK Bakti Pangkalpinang.

“Bahkan ada 30 anak yang mendapat nilai 10 untuk mata pelajaran matematika. 29 orang di antaranya merupakan siswa-siswi SMK dan 1 siswi program IPS dari SMAN 1 Pangkalpinang bernama Fitrilia,” ungkap Rivai.
Para siswa yang tidak lulus UN diberi kesempatan mengulang dan meperbaiki nilai UN pada ujian ulangan yang akan dilaksanakan pada tanggal 10-14 Mei nanti.

“Bagi siswa-siswi yang belum berhasil pada UN ini, saya berharap jangan menjadi duka yang berkepanjangan. Lebih baik bangkit dan memperbaiki diri pada ujian ulangan yang akan dilaksanakan pada 10 Mei nanti,” harap Rivai.

Rivai berpesan kepada para siswa yang tidak lulus UN supaya benar-benar mempersiapkan diri menghadapi ujian ulangan agar mata pelajaran yang diuji ulang dapat memenuhi standar minimal kelulusan.

“Yang diulang adalah per mata pelajaran dan dibawah rata-rata 5,5. Namun bagi siswa yang nilainya dibawah standar dan mau memperbaiki nilai tersebut juga diberi kesempatan untuk mengulang,” tambahnya.

Hasil UN tahun ini belum dilakukan perbandingan dengan nilai UN nasional, jadi belum dapat diketahui apakah peringkat kelulusan siswa Babel berada di bawah provinsi-provinsi lain.

Gubernur Babel Eko Maulana Ali lebih mementingkan kejujuran dari pada nilai tinggi pada pelaksanaan UN.

“Kuncinya adalah kejujuran. Jangan kita ingin mencapai target besar namun tidak jujur. Adanya peningkatan sekitar 8 persen dari rata-rata tahun kemarin, hal itu karena semangat kejujuran,” kata Eko setelah mengikuti Sidang Paripurna di kantor DPRD Babel, Senin (26/4).

Sedangkan mengenai persentase kelulusan siswa SMK di Babel yang menurun, Eko mengatakan hal ini disebabkan karena mata pelajaran yang diuji adalah mata pelajaran baru yang tahun kemarin tidak diujikan.

Untuk meningkatkan hasil UN tahun depan, Eko mengharapkan para guru memberikan les tambahan di sore hari khusus untuk mata pelajaran yang di-UN-kan.

sumber : http://beta.bangkapos.com/detail.php?section=1&category=10&subcat=40&id=19813

Ditulis dalam Tulisan. Leave a Comment »

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: