Seberapa Mampukah dalam Menilai Waktu

“Waktu adalah pedang, potonglah ia sebelum ia memotongmu” (Al Hadits)

“Waktu adalah uang” (Peribahasa Barat)

Dua kata-kata bijak di atas kerap kali kita dengar untuk menunjukkan sangat berharganya waktu. Waktu adalah anugerah Allah yang diberikan kepada kita agar bisa kita manfaatkan dengan sebaik-baiknya. Nikmat Allah yang satu ini begitu unik karena ia selalu ada namun terus berlalu. Setelah ia berlalu maka tidak akan pernah datang kembali. Itulah mengapa kita juga mendengar pepatah “hal yang paling jauh dari kita adalah hari kemarin”.

Manusia sering membuang waktu dengan percuma dengan melakukan hal-hal yang tak berguna dan bahkan merugikan orang lain. Namun, waktu juga bisa terbuang sia-sia bila seseorang tidak mengelola waktunya dengan baik. Ia bisa mengisi kesempatan yang tersedia dengan aktifitas-aktifitas positif tetapi tidak teratur sehingga saling berbenturan dan berpotensi hilangnya kesempatan untuk melakukan aktifitas yang lain. Ini tentu juga akan berdampak dengan orang lain yang melakukan aktifitas bersamanya dan merugikan mereka. Ketidakmampuan mengelola waktu dengan baik (mismanagement of time) adalah sebuah kesalahan yang harus segera dibenahi. Oleh karena itu, manajemen waktu merupakan keharusan bagi setiap orang sebelum menjalani berbagai aktifitas setiap harinya.
Ada empat hal yang perlu kita perlukan dalam menerapkan manajemen waktu sehari-hari. Empat hal tersebut antara lain sikap menghargai waktu, mampu menentukan prioritas, mampu memperkirakan waktu, dan menyiapkan langkah antisipasi. Berikutnya akan diberikan sedikit penjelasan mengenai hal-hal tersebut sehingga diharapkan keempatnya dapat dimengerti dan mulai kita lakukan.

1. Sikap menghargai waktu
Waktu yang ada sangat terbatas dalam hidup kita. Usia manusia hanya puluhan tahun dan hari terus berganti sedemikian cepatnya sehingga harus dimanfaatkan dengan optimal dan jangan sampai ada yang terbuang percuma. Imam Hasan Al-Banna pernah menyampaikan bahwa amanah yang kita miliki jauh lebih banyak daripada waktu dan kesempatan yang ada. Itulah mengapa waktu sebagai nikmat luar biasa dari Allah harus kita hargai. Sikap ini akan menumbuhkan optimisme dan kerja keras dalam mencapai tujuan yang kita harapkan.

2. Mampu menentukan prioritas
Kita harus mampu dalam menilai seberapa penting sebuah aktifitas harus dilakukan berikut urgensinya serta akibat-akibat jika aktifitas tersebut dilakukan di waktu lain atau bahkan ditinggalkan. Penilaian tersebut harus dilakukan terhadap semua aktifitas yang akan kita jalani. Oleh karena itu, agenda kegiatan adalah sesuatu yang harus ada dalam hidup kita. Dengan demikian kita bisa mengetahui mana aktifitas yang kita dahulukan pengerjaannya dan mana yang bisa kita lakukan berikutnya.

3. Mampu memperkirakan waktu
Memperkirakan waktu dan lamanya suatu aktifitas perlu kita lakukan dengan cermat. Hal ini terkait dengan bagaimana cara memanfaatkan waktu secara optimal. Efektifitas dan efisiensi dalam pengelolaan aktifitas sangat penting di sini. Semua ini akan mengurangi terbuangnya waktu secara sia-sia dalam pelaksanaan suatu kegiatan. Jangan sampai waktu yang dibutuhkan kurang atau pun berlebihan.

4. Menyiapkan langkah antisipasi
Adakalanya waktu dan lamanya suatu kegiatan pada pelaksanaannya jauh berbeda dengan yang telah kita rencanakan. Dalam hal ini diperlukan kreatifitas dari kita dalam menghadapi perubahan-perubahan yang terjadi. Langkah antisipasi yang disiapkan diharapkan tetap menggunakan prioritas dan perkiraan yang tepat sehingga tidak mengacaukan pengaturan waktu untuk aktifitas yang lain.

Poin pertama dari keempat hal di atas (sikap menghargai waktu) merupakan nilai utama yang mendasari ketiga poin lainnya. Rasulullah SAW mengajarkan kita untuk menghargai waktu dan memanfaatkannya dengan sebaik-baiknya. Beliau bersabda, “Lakukanlah lima perkara sebelum lima perkara: sehatmu sebelum sakitmu, masa mudamu sebelum masa tuamu, kayamu sebelum miskinmu, waktu luangmu sebelum waktu sempitmu, dan hidupmu sebelum matimu”. Maka kita sebagai umatnya wajib mengikuti petunjuknya yaitu dengan menghargai waktu melalui manajemen waktu dengan baik demi melakukan kewajiban kita sebagai makhluk Allah di muka bumi.

sumber : http://fajarock.multiply.com/journal/item/4

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: